RSS

Category Archives: Jalan-jalan

My Traveling Records

Kabupaten Malang

Kabupaten Malang, 85 Km sebelah selatan Surabaya lebih kurang satu jam perjalanan mobil dari Bandara Juanda, telah dikenal sebagai daerah tujuan wisata di Jawa Timur. Selain udaranya yang sejuk dan segar, tanahnya yang subur, dan masyarakatnya yang ramah, daerah ini sangat kaya akan obyek-obyek wisata yang tidak kalah menariknya dari obyek wisata yang ada di daerah lain seperti Bali dan Yogyakarta.

Taman Wisata Selorejo
Bendungan SelorejoTaman Wisata Selorejo merupakan salah satu bendungan di Jawa Timur yang dikelola oleh Bendungan SelorejoPerum Jasa Tirta. Keindahan bendungan yang dikelilingi oleh perbukitan dan gunung Anjasmoro,gunung Kelud, serta gunung Kawi menambahkan kesejukan udara yang dapat dirasakan. Tepatnya di kecamatan Ngantang ± 48 km dari kota Malang. Salah satu daya tarik dari obyek wisata yaitu bagi pwisatawan yang ingin menikmati keindahan pemandangan bendungan Selorejo dengan menggunakan sarana perahu mesin atau perahu dayung.
Suhu yang sejuk ± 22° Celcius membuat orang betah tinggal di tempat ini. Areal taman wisata Selorejo dapat dijadikan arena sepeda gunung bagi mereka yang menyenangi tantangan dan rintangan yang cukup berat. Anda dapat menikmati panorama matahari terbit dan terbenam dalam bayangan air danau dari jendela cottage yang disediakan di taman wisata ini. Nikmati pula kerenyahan makanan lokal khas warung-warung dalam taman wisata yang mahir menggoreng ikan nila, mujair dan ikan tombro. Selain itu di Taman wisata Padang Golf Selorejo juga dimanfaatkan untuk kegiatan olah raga jenis ski air dan jet ski. Juga terdapat padang golf 9 hoile yang terletak di pinggir waduk. Dengan udara yang sejuk merupakan kenyamanan tersendiri bagi para pegolf. Lapangan tenis dan kolam renang juga terdapat di taman wisata ini.

Taman Wisata Air Wendit (Wendit Water Park)

Taman Wisata WENDIT, terletak di Desa Mangliawan, Kec. Pakis ± 8 Km dari pusat Kota Malang. Lokasinya terletak di tepi jalan utama arah ke Gunung Bromo melalui Tumpang/Poncokusumo. Taman rekreasi dan pemandian Wendit, menyediakan kolam renang yang luas, danau kecil untuk berperahu merupakan daya tarik utama, rumah makan, permainan anak anak dan panggung terbuka. Taman wisata ini mempunyai acara yang khas pada setiap Bulan Syawal. Dimana taman wisata dipenuhi pengunjung yang ingin merayakan hari Lebaran sampai dengan hari Ketupat Lebaran. Biasanya dengan mengadakan berbagai macam hiburan serta mendatangkan artis-artis terkenal (tanggal 1s/d 11

Syawal). Disamping itu dengan mandi dikolamnya menurut kepercayaan mempunyai khasiat membuat wajah tampak “awet muda”. Dan masyarakat Tengger juga mengambil air dari “sumber air Mbah Kabul” ini, dibawa pulang dengan kepercayaan yang sama seperti di Pulau Sempu, yaitu untuk kesembuhan dan kesehatan. Menurut mereka kasiatnya sama dengan “Air Widodaren” dari Gunung Bromo yang merembes ke arah Wendit. Daya tarik yang khas adalah adanya puluhan kera yang jinak yang bebas berkeliaran di hutan kecil di Wendit dan menghuni dipepohonannya. Beberapa arca kuno juga dapat dilihat di taman ini dan dapat diperoleh cindera mata hasil kerajinan penduduk setempat.

Pantai Ngliyep

Pantai NgliyepPantai Ngliyep terletak ditepi Samudra Indonesia di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomuyo, 62 Km, arah selatan dari Kota Malang. Pantai ini bisa dicapai melalui Kepanjen, Sumbermanjing Kulon atau melalui Karangkates dan Donomulyo. Pantai Ngliyep merupakan perpaduan dari tebing curam yang masih dengan hutan lindung dan hamparan pasir putih disela-selanya serta Teluk Putri - Pantai Ngliyepdeburan ombak yang setiap saat menerpa tebing-tebing terjal di tepian pantai menjadikan suasana marak. Wisatawan yang datang ke objek wisata Ngliyep tidak dapat berenang di pantai, karena pantai selatan pada umumnya sangat berbahaya. Hal ini janganlah dijadikan alasan untuk tidak berkunjung ke objek wisata Ngliyep, masih banyak aktivitas yang dapat anda lakukan, misalnya membuat patung pasir di tepi pantai, beristirahat sambil menyaksikan pesona senja dapat dinikmati dari Gunung Kombang, Pantai Ngliyepsebuah pulau kecil yang menjorok ke laut. Fasilitas yang ada di Pantai Ngliyep antara lain pesanggrahan 4 buah, penginapan 6 buah dan cottage 2 buah. Pada bulan Jawa Maulud, Pantai Ngliyep digelar cara ritual yang dikenal dengan Upacara Labuhan yang digelar setiap tanggal 14 Maulud dengan kepala hewan ternak (kambing/sapi) dikorbankan kedalam laut sebagai sesaji oleh penduduk

Pantai Balekambang

Pantai BalekambangPantai Balekambang terletak di Kecamatan Bantur ± 65 km, sebelah selatan kota Malang. Pantai ini dapat dicapai melalui Kecamatan Gondanglegi dan Kecamatan Bantur, dilanjutkan ke Desa Srigonco. Perjalanan ini dapat pula dicapai melalui Kecamatan Kepanjen, Kecamatan Pagak belok ke kiri ke arah KecamatanBantur. Pantai Balekambang ini cukup menawan. Hal ini didukung pula dengan fasilitas yang memadai, tempat parkir yang luas, camping ground, kios cinderamata, rumah makan, mck, kantor informasi, bungalow sederhana, kolam renang dan bumi kemah pramuka, mushola dan pendopo. Balekambang terdiri atas pantai pasir dan pantai karang yang landai yang membatasi akses ke laut  lepas sehingga ombak yang sampai ke pantai tidak terlalu besar. Oleh karena itu,  relatif aman untuk  bermain-main  di air laut sekitar pantai. (Harap diperhatikan zona aman yang telah dipasang oleh petugas).
Pantai landai ini Pantai Balekambangdipenuhi dengan karang laut, yang membentang sepanjang 2 km dengan lebar 200 meter ke arah laut, sewaktu air laut surut tampak di atas air dandisela-selanya nampak ikan hias berkerumun serta satwa laut lain yang beraneka ragam. Di lepas pantai nampak tiga buah pulau berjajar ke arah barat, Pulau Ismoyo, pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni. Pulau Ismoyo berdiri megah sebuah Pura, tempat tersebut dihubungkan oleh sebuah jembatan setapak dengan lebar 1,5 meter. Pada bulan Suro, Pantai Balekambang cukup ramai di datangi wisataman baik dari dalam negeri maupun mancanegara.Ada acara yang khusus di Pantai Balekambang ini yaitu Upacara Surohan (Suroan) dan Upacara Jalanidhi Puja

Pantai Jembatan Panjang

Pantai Jembatan Panjang terletak bersebelahan dengan Pantai Balekambang, tepatnya di sebelah barat, masuk wilayah teritorial Desa Sumberbening. Untuk menuju ke pantai itu bisa melalui jalan setapak ke arah kanan di Pulau Wisanggeni atau bila laut surut bisa melalui pantai di bawah jembatan yang menghubungkan Pulau Wisanggeni dengan Pulau Ismaya.
Kondisi Pantai Jembatan Panjang tidak jauh berbeda dengan Pantai Balekambang, hanya saja lebih didominasi oleh pantai pasir dan hutan (wana wisata).

Pantai Balekambang

Pantai Sendangbiru

Pantai SendangbiruPantai Sendangbiru terletak di Kecamatan Sumbermanjing Wetan menyajikan pantai ini sebagai obyek wisatanya yang terletak 69 km, sebelah selatan dari kota Malang, melewati Turen, dan Sumbermanjing Wetan. Pantai Sendangbiru juga dikenal sebagai tempat pendaratan ikan serta tempat pelelangan ikan Kabupaten Malang, Pantai ini berhadapan dengan Pulau Sempu, hanya terpisahkan oleh selat sempit yang bagus untuk berperahu atau olahraga air Pantai Sendangbirulainnya. Pada hari-hari Syawalan (kira-kira tanggal 7 atau 8 Syawal) banyak yang naik perahu ke pulau Sempu untuk mengambil air dari sebuah mata air tawar dengan kepercayaan yang seperti “air Widodaren ” di Wendit, yaitu untuk kesehatan dan kesembuhan.
Pulau Sempu, merupakan Cagar Alam yang berdanau tawar penuh ikan lele di tengah hutannya dan juga danau air laut. Pantai ini dinamakan Pantai Sendang Biru biru karena di pantai ini ada sumber air atau yang lebih dikenal dalam bahasa Jawa Sendang yang berwarna biru.
Pulau Sempu Sendang biru

Pantai Tamban

Pantai TambanPantai Tamban letaknya bersebelah dengan Pantai Sendangbiru. Letaknya tepatnya di desa Tambakrejo, Kec. Sumbermanjing Wetan. Pantai yang masih alami ini patut juga anda kunjungi. Pantai Tamban terkenal dengan pasir putihnya Pulau Sempu dilihat dari Pantai Tambanyang berkilauan ditempa sinar mentari. Pulau Sempu juga dapat kita saksikan lewat Pantai Tamban. Kawasan ini cocok untuk yang mempunyai hoby camping. Tetapi, hati-hati jangan berenang di lautannya.

Pantai Jonggring Saloko

Pantai Jonggring SalokoApabila anda berkunjung ke Kabupaten Malang, jangan lupakan Pantai yang satu ini. Pantai Jonggring Saloko terletak di desa Mentaraman Kec. Donomulyo, berjarak 69 km dari pusat kota Malang. Salah satu pantai yang ada di Kabupaten Malang yang ombaknya cukup besar. Dalam cerita pewayangan, Jonggring saloko adalah nama kahyangan. Tempat kediaman Batara Narada. Dilukiskan, kalau daerah itu udaranya segar panorama alamnya yang menawan, bersih dan aman. Tempat yang cukup menarik selain Gua GebrosPantai Jonggring Saloko adalah Pantai Gebros. letaknya ± Yaitu gua akibat proses abrasi yang tiada hentinya. Kuatnya ombak menggiring air laut untuk menhajar tebing, menyebabkan dasar tebing, menjadi berongga menyerupai goa. Dan goa dasar laut di Pantai Ngebros ini, membuat lorong panjang yang akhirnya berakhir pada gunung kecil bagian atas.oleh karena dasar goa sejajar dengan pantai, maka goa terisi air laut. Potensi utama obyek wisata ini adalah Teluk Menjangan, Gunung Pacar, dan Kondang Towo.

Pantai Bajul Mati

Pantai Bajul MatiPantai Bajulmati terletak di Kecamatan Gedangan, tepatnya 58 Km arah selatan dari kota Malang. Apabila ingin bepergian ke Pantai Bajulmati ini sebaiknya lewat Turen, Sumbermanjing Wetan. Pantai ini mempunyai kelebihan yaitu dengan teluk-teluk nan indah. Banyak wisatawan yang berkunjung ke pantai ini, Pantai Bajul Matibaik wisatawan dalam negeri maupun mancanegara. Pantai ini merupakan pula tempat yang baik untuk berkemah.
Seperti halnya dengan pantai-pantai yang ada di Kabupaten Malang, Pantai Bajul Mati ini cukup ramai pada waktu memperingati hari-hari besar, misalnya Idul Fitri, Mauludan dan lain sebagainya.

PantaiGoa China

Pantai Goa China terletak di kawasan Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan , Kabupaten Malang terbentang sepanjang  kurang lebih   tiga kilometer. Akan tetapi wisatawan belum boleh untuk mandi dilaut  dikarenakan kondisi yang masih alami dan arus bawah laut yang sangat deras. Keindahan Goa China yang masih alami. Garis pantainya juga cukup beragam ada yang berpasir putih ada yang karang dangkal dan ada pula yang curam. Pantai Goa China ditemukan pertama kali oleh pertapa China pada tahun 1950 .

Pantai Lain :

1. Pantai Wonogoro Kec. Gedangan

2. Pantai Modangan Kec. Donomulyo

3. Pantai Kondang Merak Kec. Bantur

4. Pantai Sipelot Kec. Tirtoyudo

5. Pantai Licin Kec. Ampelgading

6. Pantai Tambak Asri Kec. Sumbermanjing Wetan

7. Pantai Rawa Indah Kec. Sumbermanjing Wetan

8. Pantai Lenggosono Kec. Tirtoyudo

Agro Wisata
Kebun Teh WonosariLokasi Argo Wisata Kebun Teh Wonosari terletak 6 km dari Lawang atau + 30 km arah utara kota Malang, tepatnya di kaki Gunung Arjuno. Tempat ini berada pada ketinggian 950 – 1250 m dengan temperatur 19 – 26 derajat Celcius. Tidak ada asap kendaraan karena kendaraan bermotor nyaris tidak melintas di perkebunan seluas 629 Ha yang dikelola oleh PTPN XII itu.Tampak dari kejauhan hamparan pepohonan dengan daun-daunnya yang hijau, kicau burung menambah semaraknya perbincangan dengan gelak tawa pemetik daun teh. Sekilas tentang Agro Wisata Kebun Teh Wonosari yang terletak di desa Toyomarto Kecamatan Singosari dan Desa Wonorejo Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Objek Wisata ini menawarkan suasana pegunungan yang sejuk dan panorama keindahan alam salah satu atraksi wisata untuk menambah wawasan pengetahuan, yakni pemetikan daun teh sampai proses akhir hingga produk berada di tangan konsumen.

Bersepeda di Kebun Teh WonosariKebun Teh Wonosari

Selain bisa merasakan udaranya yang segar, pengunjung bisa menikmati teh Rolas yang menjadi andalan tempat tersebut. Bagi pengunjung yang ingin membeli teh Rolas yang harum tersebut, pihak pengelola menyediakan outlet khusus dengan harga yang tentunya lebih murah. Bahkan pihak outlet menyediakan suguhan teh secara gratis di outlet tersebut.
Fasilitas yang tersedia di wisata agro ini mulai dari taman bermain, kolam renang, mini zoo, kereta mini, lahan perkemahan, kesenian daerah, jalur sepeda sehat, lapangan voli, lapangan tenis, driving area, hingga flying fox. Ada fasilitas yang diberikan secara gratis, ada juga yang dikenai biaya.
Fasiitas lainnya adalah penginapan dengan berbagai tipe. Paling mewah tarip per malam 1,4 juta rupiah, sedangkan yang murah berkisar 160 – 200 ribu rupiah. Di samping itu ada juga rumah pohon yang hanya untuk 2 orang dengan tarip per malam 200 ribu rupiah.

Gunung Bromo

Gunung BromoDengan keadaan alamnya yang masih hijau alami, serta kawasan Taman Nasional Bromo – Tengger – Semeru mengiringi perjalanan anda menuju Gunung Bromo dari arah Kabupaten Malang, menelusuri jalan berkelok dari Kecamatan Tumpang terus menuju ke arah Timur Kecamatan Poncokusumo dan pada batas Desa terakhir yaitu Desa Ngadas. Desa Ngadas terletak lebih kurang 12 km dari obyek  wana wisata air terjun Coban Pelangi, dan dari Desa Ngadas menuju ke persimpangan Jemplang, jaraknya lebih kurang 3 km. Pada persimpangan Jemplang Anda akan merasakan kebesaran Sang Pencipta, dengan pemandangan yang benar-benar indah mempesona dari balik punggung Gunung Bromo dengan hamparan savana hijau yang amat luas dan di antara bukit-bukit yang Pos Jemplangmembatasi pandangan. Taman Nasional Bromo – Tengger – Semeru ini merupakan kawasan hutan lindung yang memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta alam. Selain penduduk Tengger di Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Pasuruan, penduduk Tengger di Wilayah Kabupaten Malang ikut serta dalam upacara Kasada. Walaupun jarak menuju tempat upacara di potan cukup jauh, Desa Ngadastekad pada penduduk desa Ngadas dan sekitarnya yang mayoritas suku Tengger tetap melaksanakan upacara tersebut. Route jalan ini ramai dilalui para pendaki waktu hari Kasodo yaitu melalui padang savana serta lautan pasir. Disamping perayaan tradisional yang disebut “Kasada” juga ada upacara “Karo”, yang diselenggarakan oleh masyarakat Tengger.

Gunung Semeru

Gunung SemeruDi sisi tenggara dari Pos Jemplang dapat di lihat keindahan panorama Gunung Semeru yang merupakan kawasan hutan lindung yang memiliki beberapa telaga seperti Ranu Pane, Ranu Kumbolo dan Ranu Regulo dengan puncaknya Mahameru. Jarak dari Pos Jemplang ke Ranu Pane ± 6 km melawati jalan tanah dan berbatu. Gunung Semeru dalah salah satu gunung berapi yang masih aktif dan tertinggi di pulau Jawa. Pos JemplangSelain itu di kaki gunung Semeru terdapat kawasan hutan yang disebut Piket Nol yang merupakan dataran tinggi di daerah Ampelgading sebelum memasuki Kabupaten Lumajang.

Air Terjun Coban Pelangi

Wana wisata Coban Pelangi merupakan sebuah air terjun di sebelah timur Kota Malang yang berjarak sekitar 2 km dari Desa Gubuk Klakah Kecamatan Poncokusumo di kaki Gunung Semeru arah ke desa Ngadas, mempunyai ketinggian kurang lebih 30 meter dan merupakan wisata alam yang masih belum di kelola. Objek wisata ini masih alami di tengah hutan dan sebelah kanan kirinya tumbuh Panorama menuju Coban Pelangipohon-pohon pinus yang cukup lebat dengan suhu udara antara 190 – 230 Celcius dan termasuk dalam zona BTS. Untuk menuju lokasi, terdapat jalan setapak sepanjang 1,5 km dan shelter tempat istirahat.

Air Terjun Coban Rondo

Air Terjun Coban RondoAir Terjun Coban Rondo juga merupakan salah satu obyek wana wisata yang dimiliki di Kabupaten Malang. Terletak ± 12 km dari Kota Batu, atau tepatnya di Desa Pandansari Kec. Pujon. Di obyek wana wisata ini akan anda temui sebuah air terjun dengan ketinggian 60 m. Kawasan Wana Wisata Air Terjun Coban Rondo adalah kawasan wana wisata yang paling mudah ditempuh. Jalan masuk menuju lokasi sudah beraspal, sehingga sangat memudahkan wisatawan apabila ingin mengunjungi obyek wana wisata ini. Di sekitar air terjun Coban Rondo, dipenuhi pohon-pohon pinus dan cemara gunung, membuat suasana di obyek wisata ini serasa sejuk. Kebun Binatang Mini Tidak hanya air terjun saja yang ada di obyek wana wisata ini. Anda juga dapat melihat panorama keindahan kota Batu, aneka tanaman toga, aneka satwa serta penginapan yang pada saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.

Air Terjun Coban Glotak

Air Terjun Coban Glotak terletak di dekat Desa Dalisodo Kecamatan Wagir, dan jarak dari kota Malang kurang lebih 13 km, air terjun ini belum dikelola dan kondisi jalannya masih makadam.

Air Terjun Coban Glotak

Dari bermacam-macam obyek wisata yang ada dikelompokkan menurut jenis wisatanya. Yaitu wisata hiburan yang mengutamakan obyek wisata hiburan untuk anak-anak dan keluarga seperti Taman Burung Malang, Pemandian Metro, Pemandian Dewi Sri dan masih banyak lagi yang lainnya. Wana Wisata mengutamakan obyek wisata yang berhubungan dengan alam sekitar seperti Gunung Bromo, Air Terjun Coban Rondo, Air Terjun Coban Pelangi dan sebagainya. Wisata Budaya mengutamakan obyek wisata yang berhubungan sejarah dan budaya Kabupaten Malang, seperti Candi Singosari, Candi Badut, serta tempat-tempat ritual seperti Pesarean Gunung Kawi. Wilayah selatan Kabupaten Malang dikenal pula dengan Wisata pantainya. Cukup banyak pantai yang ada di Kabupaten Malang seperti Pantai Ngliyep, Pantai Balekambang, Pantai Sendang Biru dan masih banyak lagi. Disamping itu Kabupaten Malang dikenal pula dengan wisata tirta salah satunya Bendungan Selorejo. Agro Wisata juga terdapat di Kabupaten Malang. Ada 1 daerah yang potensial yaitu Agro Wisata Kebun Teh Wonosari Lawang.

Candi Singgosari

Candi Singosari

Di Kabupaten Malang banyak sekali terdapat peninggalan-peninggalan masa lampau. Salah satu diantaranya adalah Candi Singosari. Candi ini terletak di Kecamatan Singosari lebih kurang 11 km sebelah utara dari pusat kota Malang. Candi Singosari/Singhasari kadang disebut pula sebagai Candi Ken Dedes terletak di kota Singosari. Candi Singosari juga merupakan makam Raja Kertanegara (1268 – 1292) sebagai Bhirawa atau dewa Syiwa dalam bentuk ganas.

Candi Singgosari
Arca Dwarapala

Di sebelah barat candi Singhasari (kurang lebih 100 Meter) terdapat dua arca besar yang mempunyai tinggi 3,7 Meter yang disebut sebagai penjaga atau lebih dikenal dengan Arca Dwarapala dari sebuah taman yang indah dan luas pada zaman kerajaan Singhasari, yang mungkin mencakup Sumberawan. Yang berada disebelah selatan pada tahun 1980 pernah dinaikkan dari benamannya yang setinggi dadanya.
Arca Dwarapala Arca Dwarapala

Candi KidalCandi Kidal
terletak sekitar 7 Km dari Kecamatan Tumpang tepatnya di Desa Kidal, adalah merupakan tempat abu jenazah raja kedua dari Kerajaan Singhasari (1227 – 1248) yaitu Anusapati yang dipuja sebagai Syiwa. Candi ini menghadap Barat mempunyai tinggi 12,5 meter diperkirakan selesai pembangunannya sekitar tahun 1260.
Terdapat pahatan dari ceritera Garuda yang mencuri Amarta, air kehidupan, untuk menebus ibunya yang diperbudak oleh saudaranya. Pahatan terindah terdapat dibelakang (sebelah timur) yaitu menggambarkan Garuda sedang membawa Amarta Pahatan Kala sudah lain dengan pahatan dari Jawa Tengah karena rahang bawahnya ditampakkan.

Stupa Sumberawan

Stupa Sumberawan Karena bangunan Stupa Sumberawan ini bentuknya menyerupai genta, maka salahlah kalau disebut candi. Menurut Empu Prapanca, stupa ini pernah dikunjungi raja Hayam Wuruk pada tahun 1359, karena disekitarnya pun terdapat banyak kolam teratai dan terkenal dengan nama Kasuranggahan yang berarti Taman Bidadari. Inilah mungkin sekali Sumberawan, karena letaknya yang ditengah hutan kecil, di lereng gunung Arjuno, dikelilingi kolam dan nampak indah sekali. Stupa, yang tingginya 2,23 Meter ini terletak kira-kira 8 Km jauhnya dari Singosari atau tepatnya di Desa Toyomarto.
Stupa Sumberawan Kolam Sumberawan
Pemandian Watugede

Di Kecamatan Singosari memang banyak sekali peninggalan- peninggalan sejarah jaman kerajaan Singosari/Singhasari. Salah satu diantaranya adalah Pemandian Watu Gede. Konon kabarnya tempat ini adalah pemandian bagi raja-raja Singhasari. Yang cukup menarik dari pemandian ini yaitu sumber airnya yang tersebar disisi pemandian dengan debit air yang cukup tinggi. Letaknya lebih kurang 10 km dari pusat kota Malang (dekat dengan Stasiun Kereta Api Singosari ± 100 m)
Pemandian Watugede Pemandiaan Watugede
Pesarean Gunung Kawi

Pesarean Gunung KawiPesarean Gunung Kawi merupakan tempat Khol untuk memperingati wafatnya Mbah Soedjono yang dimakamkan di Gunung Kawi, di Kecamatan Wonosari, merupakan ziarah keluarga yang berangkat beriring dari sebuah masjid ke makam, yang kemudian diikuti oleh ribuan peziarah lain, sebagian besar datang dari luar Kabupaten Malang.
Mbah Imam Soedjono adalah salah satu dari 70 bangsawan yang ikut menentang penjajah di bawah pimpinan Pangeran Diponegoro di sekitar Yogyakarta antara tahun 1825 – 1830 ; sedangkan Mbah Djoego Pintu Masuk ke Pesarean Gunung Kawi dengan makam disebelahnya adalah pendamping Mbah Soedjono di pedepokan Gunung Kawi dan seorang yang berjasa pada penduduk mengatasi penyakit ternak semasa hidupnya.
Selamatan dan pertunjukan wayang kulit selalu menyertai acara ini dan upacara serupa dalam bentuk sederhana juga diadakan dengan selang 5 minggu, yaitu pada hari wafatnya Mbah Djoego, menjelang hari Senen Pahing dan juga pada hari menjelang Legi, hari yang dipandang keramat oleh masyarakat Jawa Timur.Tanggal wafatnya adalah 12 Sura dan menurut kalender Saka (Jawa/Aboge) ziarahnya dilakukan pada sore hari sebelumnya pada pukul 16.00 sedangkan selamatannya pada pukul 19.00. Tahun wafatnya adalah 1876.

Makam Karaeng Galesong

Makam Karaeng Galesong Kabupaten Malang pada waktu jaman penjajahan Belanda merupakan salah satu tempat basis perlawanan melawan penjajah. Dalam melawan penjajah untuk membela nusa dan bangsa Indonesia banyak pahlawan yang gugur. Makam Karaeng GalesongSalah satu diantaranya pahlawan yang gugur dan di makamkan di Ngantang adalah KARAENG GALESONG TUMENANGA RI TAPPANA, yang berasal dari Makasar, seorang Panglima Perang Angkatan Laut Kerajaan Goa, Putra Sultan Hasannuddin, Raja Goa ke XVI, menantu Raden Trunojoyo, murid Penambahan Giri.
Karaeng Galesong adalah tokoh pahlawan yang menentang VOC pada waktu penjajahan Belanda ± abad 17. Makam ini terletak di Desa Sumber Agung, kec. Ngantang ± 5 Km dari obyek Wisata Bendungan Selorejo

Candi Jajaghu / Jago

Candi Jajaghu / Jago Candi Jago atau Jajaghu yang terdapat di Desa Tumpang Kec. Tumpang ini merupakan pusara Raja Wisnuwardhana dari Kerajaan Singhasari sebagai Budha Amogapasya yang mangkat pada tahun 1268.Yang khas dari candi ini adalah adanyarelief keliling dengan 5 buah ceritanya, yaitu Tantri Kamandeka, Kuntjarakarna, Parthayajna, Arjunawiwaha dan Krisnayana dengan bentuk-bentuk pelakunya yangmirip wayang kulit, seperti halnya pula yang terdapat di Candi Penataran, Blitar. Gubernur Raffles pada tahun 1815 pernah mengunjunginya dan menuliskannya dalam buku “History of Java”. Bentuknya yang tersusun 3 teras dengan badan candi agak kebelakang merupakan bentuk yang khas pula dari candi ini.
Canbdi Jajaghu / Jago

Sumber: http://www.malangkab.go.id

 
Leave a comment

Posted by on December 7, 2009 in Jalan-jalan

 

Tags: , , ,

Candi Badut

Candi Badut terletak di Dukuh Gasek, Desa Karang Besuki, Kesamatan Dau, Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur. Candi Badut terletak di kaki Gunung Kawi.  Candi Badut diyakini adalah peninggalan Prabu Gajayana, penguasa kerajaan Kanjuruhan sebagaimana yang termaktub dalam prasasti Dinoyo bertahun 760 Masehi. Dapat ditempuh dengan kendaraan umum jurusan Tidar. Candi ini diperkirakan berusia lebih dari 1400 tahun dan diyakini adalah peninggalan Prabu Gajayana, penguasa kerajaan Kanjuruhan sebagaimana yang termaktub dalam prasasti Dinoyo bertahun 760 Masehi.

Kata Badut di sini berasal dari bahasa sansekerta “Bha-dyut” yang berarti sorot Bintang Canopus atau Sorot Agastya. Hal itu terlihat pada ruangan induk candi yang berisi sebuah pasangan arca tidak nyata dari Siwa dan Parwati dalam bentuk lingga dan yoni. Pada bagian dinding luar terdapat relung-relung yang berisi arca Mahakal dan Nadiswara. Pada relung utara terdapat arca Durga Mahesasuramardhini. Relung timur terdapat arca Ganesha. Dan disebelah Selatan terdapat arca Agastya yakni Syiwa sebagai Mahaguru. Namun diantara semua arca itu hanya arca Durga Mahesasuramardhini saja yang tersisa.

Candi ini ditemukan pada tahun 1921 dimana bentuknya pada saat itu hanya berupa gundukan bukit batu, reruntuhan dan tanah. Orang pertama yang memberitakan keberadaan Candi Badut adalah Maureen Brecher, seorang kontrolir bangsa Belanda yang bekerja di Malang. Candi Badut dibangun kembali pada tahun 1925-1927 di bawah pengawasan B. De Haan dari Jawatan Purbakala Hindia Belanda. Dari hasil penggalian yang dilakukan pada saat itu diketahui bahwa bangunan candi telah runtuh sama sekali, kecuali bagian kaki yang masih dapat dilihat susunannya.

 
Leave a comment

Posted by on December 7, 2009 in Jalan-jalan, Sejarah

 

WISATA KOTA MALANG

NO.
NAMA WISATA
ULASAN
1. balai kota malang
BALAI KOTA & ALUN ALUN BUNDER
Di Jalan Tugu adalah bangunan kuno peninggalan jaman kolonial Belanda. Monumen tugu adalah eks taman JP Zoen Coen yang di kelilingi kolam dan di tumbuhi Lily air serta di kelilingi oleh pohon Trembesi raksasa yang berusia sangat tua.
2.
PASAR BURUNG DAN PASAR BUNGA
Di Jalan Brawijaya, di jual berbagai macam burung dan bunga hidup di Malang dan Indonesia serta kios-kios buku bekas yang cocok bagi pemburu buku-buku kuno.
3.
TAMAN SENAPUTRA
di Jl Belakang Rumah sakit merupakan sarana hiburan anak-anak dan dewasa, di lengkapi dengan arena bermain dan kolam renang. Di setiap Minggu pagi di pentaskan hiburan Tari Jaran Kepang dan band. Juga merupakan tempat latihan tari, pencak silat dan karate. Terletak hanya 500 meter dari pusat kota.
4.
ALUN ALUN KOTA
Merupakan Tamakn yang Indah dikelilingi oleh bangunan kuno seperti masjid Jami dan gereja Katolik serta pusat perbelanjaan
5.
TAMAN KRIDA BUDAYA
JL Soekarno Hatta merupakan tempat penyelenggaraan kegiatan Seni Budaya dan Pariwisata Jawa Timur dan Malang.
6.
SENTRA INDUSTRI KERAMIK
Di Jl MT Haryono dan MayJend Panjaitan merupakan pusat keramik khas Malang. Pengunjung dapat menyaksikan dan melihat proses pembuatan di pabrik.
7.
TAMAN TLOGOMAS
Di daerah tlogomas merupakan tempat rekreasi yang di lengkapi kolam renang dan arena bermain berjarak 7 km dari pusat kota.
8.
IJEN BOULEVARD DAN MUSEUM BRAWIJAYA
Di Jalan Ijen merupakan jalur hijau yang di hiasi bunga Bougenvil dan pohon Palem dengan latar belakang perumahan bergaya kolonial Belanda. Museum TNI menyimpan senjata tradisional dan modern yang pernah di pakai pada perang kemerdekaan.
9.
KERAJINAN ROTAN
Di Arjosari, tempat pembuatan dan penjualan kerajinan rotan di Malang. Berjarak lebih kurang 5 km dari pusat kota.
10.
PASAR WISATA TUGU
Dapat dijumpai pada setiap hari Sabtu Sore dan Minggu pagi mulai pukul 5 Pagi hingga 10.00 di stadion luar Gajayana. Bermacam kerajinan dan souvenir dapat di jumpai disini. bahkan segala macam kebutuhan rumah tangga, jenis-jenis makanan tradisional dan produk unggulan dapat di temukan disini.
11.
TAMAN REKREASI KOTA
Taman Rekreasi Kota (Tareko), terletak di tengah Kota Malang yaitu di Jl. Simpang Majapahit, tepatnya di belakang Gedung Balaikota Malang, Dibangun pada tahun 2002, Taman Rekreasi Kota Malang adalah untuk memenuhi keinginan masyarakat akan sarana rekreasi atau tempat bermain anak-anak di tengah kota yang memadai dan terjangkau.

Taman Rekreasi Kota Malang memiliki fasilitas antara lain :
SARANA OLAHRAGA :
1. JOGING TRACK
2. KOLAM RENANG
3. AREAL SENAM BERSAMA

SARANA PENDIDIKAN :
1. TANAMAN (FLORA)
2. TAMAN MINI SATWA (FAUNA)

SARANA BELANJA :
1. STAND PRODUK UNGGULAN
2. STAND GASEBO (MAKANAN KHAS MALANG)

SARANA/TEMPAT BERMAIN ANAK-ANAK

 
4 Comments

Posted by on October 23, 2009 in Jalan-jalan

 

Tags: , , , , , , , , , ,

INDAHNYA HADIAH RAJA AIRLANGGA

Sejumlah koleksi benda-benda sejarah di museum Mpu Tantular, Surabaya, mulai kemarin hingga hari ini dipamerkan di gedung Sasana Budaya Universitas Negeri Malang (UM). Benda-benda itu dipajang bersama sejumlah karya seni dosen dan mahasiswa UM.

Salah satu koleksi yang menarik pengunjung adalah Garudeya yang terbuat dari emas 22 karat. Hiasan berbentuk burung garuda seberat 1.163,09 gram itu dihiasi dengan 64 batu permata. Sayang, saat ditemukan hanya ada 48 permata yang masih menempel.

Hiasan itu sendiri ditemukan tahun 1989 di Desa Plaosan, Kecamatan Wates, Kebupaten Kediri. Jika dilihat dari reliefnya, kemungkinan hiasan itu dibuat pada abad XII-XIII masehi. Hiasan bergambar garuda tersebut sebagai hadiah dari Raja Syiam pada Raja Airlangga.

Selain puluhan koleksi dari museum Mpu Tantular, karya lain adalah seni instalasi karya Ponimin, dosen seni UM, yang bertema Dramatika Ramayana. Ada dua karya yang menyita perhatian pengunjung. Pertama yang berjudul The Burned of Alengka Kingdom Fight Against Evil. Karya yang terbuat dari terracotta dan stoneware itu berupa patung-patung kecil berupa monyet yang mengelilingi patung besar Raja Rahwana. Yang satunya berupa miniatur Kota Alengka yang terbakar.

Karya pertama mengisahkan terbakarnya Kota Alengka yang disebabkan dibakarnya ekor Hanoman oleh orang yang jahat dengan tujuan membakar Hanoman. Tapi akibat perbuatan itu, justru seluruh Kota Alengka terbakar, termasuk orang yang membakarnya.

“Filosofinya, kejahatan itu tidak hanya akan menghancurkan orang yang dijahati, tapi juga yang berbuat jahat itu,” ujar seniman gaek yang telah keliling ke berbagai negara ini.

Sedang karya kedua menceritakan tentang kerakusan Raja Rahwana yang mengakibatkan pemberontakan oleh rakyat kecil yang disimbolkan dengan kera. Sehingga, raja pun kalah oleh kera-kera itu. “Ini artinya kalau pemimpin itu berkuasa, tapi tidak berlaku benar, maka dia akan dihancurkan rakyatnya,” terang laki-laki yang tinggal di Desa Junrejo, Kota Batu, ini.

Rektor UM Prof Dr Suparno mengatakan, UM akan mengupayakan untuk menyediakan galeri guna memajang berbagai karya dosen atau mahasiswa UM. Baik itu karya seni atau karya ilmiah. Sebab, media seperti galeri ini akan bisa menjadi tempat untuk belajar.

Sumber : Radar Malang

 
Leave a comment

Posted by on October 23, 2009 in Jalan-jalan

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Indahnya Indonesia

Berwisata di Indonesia dan nikmati keindahan dunia di dalam satu negara ini. Di Indonesia kamu bisa menikmati banyak pemandangan. Kamu tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk menikmati semua itu karena semuanya ada di Indonesia.
Berikut tempat wisata yang kami coba bandingkan dengan beberapa tempat wisata di dunia:

Raja Ampat Papua dan Phi Phi Island, Thailand

Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat. Pemandangan Raja Ampat Papua mirip dengan Phi Phi Island yang ada di Thailand bahkan lebih indah dari Phi Phi Island yang menjadi lokasi film The Beach yang dibintangi Leonardo Di Caprio tersebut. Di Raja Ampat Papua kita bisa melihat Pulau-pulau yang berbukit-bukit hijau dengan air laut yang jernih.

Air terjun Moramo dengan air terjun Niagara

Moramo adalah air terjun indah bertingkat tujuh yang terletak di kabupaten Konawe Timur, Sulawesi Tenggara. Air terjun ini meskipun tidak sebesar Niagara, tapi keindahannya tidak kalah dengan air terjun Niagara yang terletak di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada itu. Dengan air terjun Moramo yang lebih kecil dari Niagara, kita bisa menikmati air terjun Moramo lebih dekat dan bisa mandi di air terjun tersebut sedangkan hal ini tidak bisa dilakukan di Niagara yang airnya sangat deras.

Green Canyon Ciamis dengan Grand Canyon Amerika Serikat

Green Canyon atau Cukang Taneuh terletak di desa Cijulang Ciamis Jawa Barat dekat dengan Pangandaran. Di Green Canyon kita bisa melihat sungai dengan air berwarna hijau tosca yang diapit dengan bebatuan dan rerimbunan pepohonan. Di tempat itu kamu juga akan melihat sungai yang menembus gua dengan keindahan batu-batu stalaktit dan stalakmitnya. Alam sungai Cijulang yang dianggap mirip dengan ngarai-ngarai eksotik di Grand Canyon Colorado, Amerika Serikat itu membuat daerah tersebut dikenal dengan nama â€Green Canyonâ€. Walaupun Green Canyon tidak sebesar Grand Canyon Amerika Serikat, Green Canyon Cijulang ini lebih hijau dibandingkan Grand Canyon di Amerika Serikat yang gersang.

Carstensz Pyramid dengan Mount Everest

Carstensz Pyramid dan Mount Everest merupakan bagian dari Seven Summit di tujuh benua dunia. Carstensz Pyramid terletak di propinsi Papua. Kalau Mount Everest merupakan puncak tertinggi di dunia, Carstensz Pyramid merupakan puncak tertinggi di Indonesia. Kedua puncak gunung tersebut sama-sama diselubungi oleh salju abadi. Puncak Mount Everest terletak di negara Nepal dengan tinggi 8,850 meter sedangkan Cartenz Pyramyd, Puncak Salju di daerah Tropis Indonesia memiliki tinggi 4.884 meter.

Taman Nasional Baluran dengan padang savannah Afrika

Taman Nasional Baluran terletak di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Taman Nasional Baluran sering dijuluki sebagai Afrika-nya Jawa. Disini kamu bisa melihat miniatur Savanna Afrika dengan savana yang terbentang luas dan banyak satwa liar yang berkeliaran mirip di Afrika. Kamu bisa melihat sekelompok rusa dan banteng diantara rerumputan. Disini juga terdapat monyet dan berbagai jenis burung. Pemandangan Gunung Baluran yang mirip Kilimanjaro beserta hamparan savana dan rumput yang mengering berwarna keemasan menambah kesan bahwa daerah ini memang benar mirip Afrika.

Gunung Pasir Parangkusumo dengan gurun Sahara

Gumug Pasir Parangkusumo terletak di Yogyakarta. Gumuk pasir merupakan gundukan-gundukan yang berisi material pasir di sepanjang Pantai Parangtritis-Parangkusumo sampai muara Sungai Opak. Hal ini merupakan fenomenal unik karena hanya satu-satunya di Asia Tenggara kita bisa melihat padang pasir seperti padang pasir sahara. Walaupun gundukan pasir ini tidak seluas Sahara tapi membuat seolah-olah kita berada di Gurun Sahara. Kadang-kadang Gumug Pasir Parangkusumo ini disebut juga sebagai Sahara in Java.

Hutan Kalimantan dengan hutan Amazon

Hutan di Kalimantan berada di Pulau Kalimantan. Hutan Kalimantan memiliki hutan hujan tropis dengan beberapa flora dan fauna yang mirip dengan hutan Amazon.. Contohnya adalah Pesut, ular anaconda dan beberapa hewan yang merupakan satwa langka yang hanya ada di Kalimantan dan Amazon. Kehidupan alam dan hutan di Amazon tak jauh beda dengan hutan Kalimantan. Lembab, becek, berawa serta terdapat beberapa danau-danau kecil yang kaya akan kehidupan khas lahan basah. Di Kalimantan juga ditemukan jenis tumbuhan yang sama dengan tumbuhan endemik yang ada di Amazon. Sungai-sungai di Kalimantan yang mirip dengan sungai Amazon menambah kemiripan antara Kalimantan dan hutan Amazon.

Pantai Kuta Bali dengan Pantai Waikiki Hawaii

Bali banyak menyimpan pesona alam yang eksotis. Keindahan pantainya banyak disejajarkan dengan keindahan pantai di Pulau Hawaii. Contohnya adalah pantai Kuta hampir mirip dengan Waikiki terutama pantainya yang ramai dengan pasir putih dan pohon kelapa yang tumbuh di pantai. Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di kabupaten Badung sebelah selatan Denpasar, Bali.. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai Sunset Beach atau pantai matahari terbenam sebagai lawan dari pantai Sanur.

Taman Sakura Cibodas dengan Sakura Jepang

Tak perlu jauh-jauh pergi ke Jepang untuk menikmati keindahan Sakura. Di Kebun Raya Cibodas, kita bisa melihat pohon Sakura yang sudah ditanam sejak tahun 1953 yang akan berbunga pada sekitar bulan Januari-Februari atau Februari-Maret. Di Kebun Raya Cibodas telah ditanam ratusan pohon Sakura dengan 7 jenis tanaman Sakura yaitu Prunus cerasoides, Prunus yedoensis, Prunus yamasakura, Prunus lannesiana, Prunus sp., Prunus arborea, dan Prunus costata. Sekarang kita bisa menikmati `hanami`(tradisi melihat bunga) tanpa harus pergi ke Jepang dengan melihat mekarnya bunga Sakura di Cibodas.

Ranu Kumbolo dengan hutan pinus Eropa

Ranu Kumbolo terletak di Jawa Timur, sebuah danau di pegunungan Semeru dengan ketinggian 2500 meter di atas permukaan air laut. Tak jauh dari Ranu Kumbolo terdapat padang rumput yang dikelilingi bukit dan gunung dengan pemandangan yang sangat indah, padang rumput luas dengan lereng yang ditumbuhi pohon pinus seperti di Eropa. Ketika suhu berada di bawah 0°c , kadang-kadang terjadi hujan salju kecil. Jika suhu sangat dingin pinggir-pinggir danau ranukumbolo bisa membeku, dan juga terlihat rumput-rumput yang memutih seperti salju karena embun yang membeku di rerumputan yang membuat suasana seperti di Eropa. Perhatikan foto Ranu Kumbolo yang sekilas mirip dengan foto Seefeld Lake, Austria di Eropa.

Way kambas dengan Hutan India

Way Kambas Sumatera memiliki satwa yang mirip dengan satwa yang ada di hutan India seperti gajah, harimau, Badak dan beberapa hewan lain. Taman Nasional Way Kambas (TNWK) terletak di propinsi Lampung. Way Kambas terdiri dari hutan rawa air tawar, padang alang-alang/semak belukar, dan hutan pantai di Sumatera. Di Way Kambas ada wisata naik gajah sehingga kita bisa merasakan sensasi seperti raja-raja India yang konon bepergian dengan menunggang gajah.

Masih banyak tempat wisata di Indonesia yang tidak dituliskan disini. Bangsa Indonesia patut bangga dengan kekayaan alam yang ada di Indonesia. Semua tersedia di Indonesia. Image removed by sender.INDONESIA

taken from: http://groups.yahoo.com/group/nature_trekker
posted by http://acorbusie.multiply.com

 
Leave a comment

Posted by on October 17, 2009 in Jalan-jalan

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Watudodol, pantai unik menarik, bikin lapar…

Banyuwangi adalah kota yang unik. Dengan jumlah kecamatan yang mencapai 20, Banyuwangi merupakan Kabupaten yang cukup luas dengan kontur dan topografi yang bervariasi dari dataran tinggi ke rendah.

Dan ini juga yang membuat Banyuwangi makin unik dengan berbagai tempat rekreasi dan keindahan alamnya. Terutama pantai, yup, siapa yang tidak kenal dengan pantai selatan pulau Jawa yang terkenal ganas ombaknya.

Salah satu pantai yang sempat saya kunjungi adalah Watudodol. Walaupun letaknya berada di selat Bali, namun emandangan yang ditawarkan tak kalah dengan pantai lain.

Watudodol adalah salah satu pantai berpasir hitam yang ada di pulau Jawa. Jaraknya hanya lebih kurang 15 dari pusat kota Banyuwangi. Dan terletak sebelah utara pelabuhan Banyuwangi.

Dari Watudodol kita bisa melihat Pulai Menjangan yang berada di selat Bali, terlihat gersang memang, tapi sempat membuat rasa penasaran untuk kesana he50x…

Walau samar tapi bisa dilihat kan pulaunya…

Oya, satu lai, bagi yang gemar mengoleksi kerang dan rumah hewan laut, di Watudodol banyak sekaliberserakan karang-karang, keong, dan rumah-rumahan hewan laut lainnya siapa tahu ada permatanya he50x..

Upss, keceplosan..

Dating waktu pagi pasti lebih bagus, Cuma sayangnya, jadwal KKP kami yang padat hanya membuat kita sempat mendatanginya di waktu luang. Sekitar sore hari kami kesana, jadi sebenarnya kesannya romantic dan melankolis gitu…

Apalagi yang sempat berduaan…

Jadi buat teman-teman atau siapapun yang ingin ke Banyuwangi, jangan lewatkan Watudodol ya, ada patungnya lho…

 
2 Comments

Posted by on August 29, 2008 in Jalan-jalan

 

Tags: , , , ,

17 Agustus Di Banyuwangi

Gak terasa sudah memasuki bulan Agustus, bulan Kemerdekaan negara tercinta, tanah airku, tumpah darahku, Indonesia.

Dan biasanya pada saat seperti ini akan banyak sekali kegiatan di masyarakat dan terutama di kampung-kampung untuk memperingat hari kemerdekaan Indonesia. Mulai dari lomba makan krupuk (dimana-mana ini pasti ada), balap karung, masukin paku ke botol, panjat pinang, gebuk lumpur dan lain-lain deh, pokoknya ruame and buanyak.

Oh, ada lagi, lomba gerak jalan dan karnaval, yang dua ini biasanya satu paket, dan yang nonton dsudah pasti membludak di pinggir2 jalan, jadi seneng ngliatnya. Apalagi pas yang lewat itu anak-anak Tk yang imut-imut dan ngegemesin.

Jadi ingat dulu tahun 2006 ketika masih KKP di Banyuwangi dalam perjalanan menuju Muncar dari Kalipuro yang memakan waktu 1 jam dan menempuh jarak 40 km, 80 km pergi pulang (fyuh) pasti jalan banyak macet dan rame. Karena waktu pagi dan sore biasanya banyak banget yang latihan gerak jalan dan baris-berbaris. Sampai ga bisa kehitung lagi berapa banyak ‘pasukan-pasukan kecil’ yang bervariasi anggotanya. Mulai dari anak SD, SMP, SMA, sampai ibu-ibu PKK juga ikutan.

Cuma sayang, pada waktu hari H lomba gerak jalannya aku malah gak bisa nglihat karena lagi ada di Malang. Yang bisa nglihat cuma Niken, Meka dan Gino. Udah gitu mereka langsung cabut ke Bali lagi. Sementara aku, Aris, Fitra ikutan PLA, he50x…

Tapi ada juga yang sempat kita lihat bareng-bareng, yaitu karnaval di daerah Rogojampi. Yup, waktu itu kita dalam perjalanan pulang dari Kalisetail. Dan pas lagi dijalan tiba-tiba macet yang ternyata adalah rombongan karnaval. Gak mau kalah akhirnya kita foto-foto aja sekalian. Cuma sebagian kecil yang sempat kejepret sih. Tapi lumayan sebagai kenang-kenangan akan kota yang sepi and rame ini.

Mengingat bahwa sebagai bangsa yang berbudaya, sepertinya kita harus malu jika tidak mengangkat budaya negeri sendiri.

 

 
Leave a comment

Posted by on August 12, 2008 in Jalan-jalan

 

Tags: , , ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.