Rindu

Katakanlah aku rindu, mampukah itu menundukkanmu?

Katakanlah aku mau, berpalingkah kamu?

Katakanlah rindu adalah peluru yang menghunjam jantungku, bidikanmu membuatku mati kaku.

Ketika rindu mengubahku sendu, adakah peluk dan ciummu?

Ketika rindu menjadi embun di helai dedaunan perdu, akankah pagiku berisi kopi dan senyummu?

Apabila rindu itu peluru, dan apalah senandung bidadari di kepalaku?

Apabila rindu itu kamu, maukah aku mengaku?

(Twitter, 06 Maret 2013)

4 thoughts on “Rindu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s