Menyapa Lagi

Ternyata sudah setahun tidak menyapa pagi lagi. Yah kenapa harus pagi? Karena pagi merupakan awal hari, semangat dini yang biasanya mengisi relung hati insan duniawi.

*senyum-senyum sendiri*

Not o mention that I’m to busy with my work at the office, but, you know, sometimes – many times – have spent in the darkest hour of my life, cause I’m a piscean, who’d like to draw my inner self into dark-void inside my brain but…

*sigh*

Sudahlah, yang penting sekarang saatnya mengangkat beban berat di kepala dan memandang jauh dan luas ke depan.

Beberapa hal penting yang ingin saya bagi sebenarnya simple.

Saya mulai membaca lagi.

*yess*

Meskipun dimulai dengan Negeri 5 Menara nya A. Fuadi yang menurut saya membosankan, (yea, sue me :P), toh itu tak membat semangat saya untuk membaca pudar. Masih banya buku yang belum dibaca, termasuk Sun Tzu yang merupakan keinginan dari dulu utuk bisa membaca Art of War-nya.

Now, I’m proceed to read the ‘5 cm’ by Donny Dhirgantoro.

Well, okay. DO wish me luck on this new good behaviour of mine.😛

Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s