Cintaku

Cintaku, kau sakiti jiwaku…

Cintaku, kenapa kau beratkan jiwaku dengan anganmu yangterlalu tinggi dan belum bisa kugapai?

Cintaku, kau sakiti perasaan jiwaku yang masih belia dan belum dewasa.

Cintaku, haruskan jiwaku menuruti semua maumu?

Haruskah aku berlari terus sembunyi karena hanya kamu, cintaku, yang mengerti seberapa besar dirimu padanya.

Aku sungguh sakit, cintaku, atas penderitaan jiwaku yang selalu merintih pilu.

Tersedu sedan tiada habis hanya untuk cintaku yang tak tahu harus bagaimana.

Cintaku, kenapa harus mencintainya, jika jiwaku secara sadar dan tiada daya menolak tuk mendekatinya…

Cintaku, aku sakit cintaku. Hentikan penderitaan atas jiwaku yang makin rapuh harus luruh.

Kau sungguh tak berperasaan, cintaku…

Sungguh kau anjing najis cintaku…!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s